Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) meyakini penguatan riset dan inovasi dapat mendorong peningkatan produktivitas sektor peternakan di Indonesia.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing serta memenuhi kebutuhan pangan nasional secara berkelanjutan.
Riset Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas
Menteri PPN menekankan bahwa pengembangan riset di bidang peternakan dapat menghasilkan teknologi dan metode baru yang lebih efisien.
“Penguatan riset akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil peternakan,” ujarnya.
Inovasi diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan biaya operasional.
Dorong Inovasi dan Teknologi
Penerapan teknologi dalam sektor peternakan, seperti pakan berkualitas, manajemen kesehatan ternak, dan sistem produksi modern, menjadi fokus pengembangan.
Riset juga dapat membantu meningkatkan ketahanan terhadap penyakit serta kualitas produk peternakan.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Penguatan sektor peternakan menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dengan produktivitas yang meningkat, kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Kolaborasi Lintas Sektor
Menteri PPN mendorong kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam pengembangan riset peternakan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penerapan hasil riset di lapangan.
Harapan pada Peningkatan Kesejahteraan Peternak
Selain meningkatkan produksi, penguatan riset juga diharapkan dapat berdampak pada kesejahteraan peternak.
Dengan teknologi yang lebih baik, peternak dapat meningkatkan efisiensi dan pendapatan.
Pengembangan sektor peternakan berbasis riset menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di Indonesia.