Jakarta (delapantoto) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hilal di Malang tidak terlihat karena tertutup awan saat proses pengamatan.
BMKG menjelaskan kondisi cuaca menjadi faktor utama yang membuat hilal di Malang tidak terlihat pada saat penentuan awal bulan.
Awan yang menutupi langit menghambat pengamatan hilal di wilayah tersebut.
Hilal di Malang Tidak Terlihat
Petugas BMKG melakukan pengamatan hilal di beberapa titik, termasuk di Malang.
Namun, hasil pengamatan menunjukkan hilal di Malang tidak terlihat akibat kondisi langit yang tertutup awan.
Hal ini menjadi kendala dalam proses rukyatul hilal.
Faktor Cuaca Pengaruhi Pengamatan
BMKG menyebut kondisi cuaca sangat memengaruhi hasil pengamatan hilal.
Awan tebal dapat menghalangi visibilitas hilal meskipun posisi bulan sudah memenuhi kriteria.
Karena itu, hilal di Malang tidak terlihat pada saat pengamatan dilakukan.
Pengamatan Tetap Dilakukan
Meski hilal di Malang tidak terlihat, BMKG tetap melakukan pengamatan di berbagai lokasi lain.
Data dari berbagai titik akan menjadi pertimbangan dalam penentuan awal bulan.
BMKG juga terus memantau kondisi cuaca untuk mendukung proses pengamatan.